Tampilkan postingan dengan label Mikrotik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mikrotik. Tampilkan semua postingan

Jaringan komputer untuk akses internet



Ingin membangun jaringan komputer untuk internet? Sebaiknya siapkan waktu untuk merencanakan jaringan komputer agar dapat menghemat waktu dan uang dalam jangka panjang karena anda telah mengetahui apa yang Anda butuhkan. Artikel ini membantu Anda memulai tahap perencanaan. Pertama, saya memberikan kajian dari koneksi internet yang berbeda kecepatannya aksesnya yang membantu Anda menemukan fitur dari berbagai penyedia layanan Internet (ISP) sehingga Anda dapat memilih salah satunya dengan anggaran yang sesuai kebutuhan Anda. 
Anda dapat mengamati sampel rencana jaringan untuk tiap jenis jaringan agar membantu Anda memahami apa yang dibutuhkan untuk membuat jaringan rumah. Selain itu, perencanaan jaringan harus melibatkan pengetahuan jenis jaringan; kabel, nirkabel, komputer ke komputer, dan lain-lain.
Memilih Koneksi Internet
Sebelum mengkonfigurasi jaringan rumah, Anda harus memesan akses Internet kecepatan tinggi yang juga disebut sebagai broadband Internet melalui penyedia layanan Internet (ISP). Meskipun berbagi akses Internet dial-up (jenis sambungan yang lebih tua dan lebih lambat) adalah memungkinkan, namun dari segi efektifitas itu sangat tidak praktis. lagipula, saya yakin setiap dari kita pastilah ingin berselancar dengan kecepatan lebih cepat. Ada banyak jenis internet berkecepatan tinggi seperti; DSL, kabel, atau broadband melalui selular. Tapi Anda harus cermat dalam memilih dan lihat apa yang terbaik bagi Anda. Tabel berikut memberikan perbandingan kecepatan, dan bagian berikut membahas masing-masing jenis internet berkecepatan tinggi lebih terinci.
PERBANDINGAN KECEPATAN JARINGAN INTERNET
TYPE JARINGAN
DOWNLOAD SPEEDS
UPLOAD SPEEDS
Cable4 Mbps –15 Mbps384 Kbps – 1.5 Mbps
DSL768 Kbps – 6 Mbps128 Kbps – 768 Kbps
Wireless ISPBERVARIASIBERVARIASI
Satellite512 Kbps – 1.5 Mbps128 Kbps – 256 Kbps
Mobile Cellular Broadband400 Kbps – 1.4 MbpsUp to 800 Kbps
Jaringan dengan kecepatan tinggi melalui Cable Internet dan DSL adalah dua layanan Internet yang paling populer digunakan di rumah. Yang paling menonjol dari Cable Internet adalah kecepatan download, dan itu cocok untuk game online.
Menghemat uang dengan jaringan DSL
Seperti dijelaskan sebelumnya, Digital Subscriber Line (DSL) juga sangat populer di rumah. Seiring dengan beberapa penyedia layanan (misalnya, AT & T, Yahoo dan Earthlink), perusahaan telepon lokal biasanya menawarkan layanan Internet DSL. Koneksi internet DSL dikirim melalui saluran telepon. Namun, berbeda dengan dial-up akses Internet, DSL tidak mencegah Anda menggunakan ponsel saat Anda terhubung ke Internet. Bisa jadi bahwa layanan DSL memiliki harga lebih rendah dari layanan kabel, tetapi biasanya dengan kecepatan yang sedikit lebih rendah dibandingkan koneksi kabel.
Namun, penyedia DSL biasanya menawarkan tingkat layanan berganda dengan beberapa pilihan pada kecepatan yang sama, atau lebih tinggi, dari jaringan kabel. Plus, Anda akan memiliki koneksi didedikasikan untuk rumah Anda yang tidak dibagi di antara pelanggan lain di daerah Anda. Ketika Anda mendaftar untuk layanan DSL, Anda mungkin akan ditawarkan instalasi profesional, tetapi instalasi sendiri jauh lebih hemat pengeluaran. Anda hanya perlu plug modem/line filter ke outlet saluran telepon dan kemudian pasang modem DSL ke filter. Jika Anda ingin, Anda juga bisa pasang telepon ke salah satu port pada filter. Salah satu kelebihan jaringan kabel maupun DSL adalah lebih stabil dan tidak terpengaruh cuaca buruk.
Jaringan internet melalui Wireless ISP (WiMAX atau Wi-Fi)
Wireless ISP (penyedia layanan Internet Wireless), juga disebut penyedia layanan broadband nirkabel, memberikan koneksi internet untuk rumah-rumah melalui gelombang radio (menggunakan teknologi WiMAX atau Wi-Fi nirkabel) bukan line fisik. Selain itu, beberapa WISP menawarkan atau mendukung akses mobile ke layanan Internet mereka ketika Anda berada di luar dan sekitar di daerah jangkauan mereka, bukan hanya dari satu lokasi. Layanan WISP biasanya terletak di daerah pedesaan di mana tidak ada layanan internet DSL atau kabel yang tersedia. Kelebihan dari Internet Wireless adalah praktis, tak perlu sambungan kabel langsung ke sumber, tetapi kekurangannya adalah sering tidak stabil kecepatannya dan bisa terpengaruh oleh buruknya cuaca.

Setting Mikrotik Bandwith dan MRTG

Setting Mikrotik Bandwith Manajemen & MRTG
Berikut ini adalah tahap / Step by Step membuat bandwith Manajemen Mikrotikdan membuat MRTG untuk monitoring bandwith akses internet per-Client. Teknis setting bandwith manajemen ini berlaku untuk semua jenis Mikrotik, baik Mikrotik Router Board, Mikrotik dengan Modem ADSL Mode PPPoE maupun Mikrotik dengan Modem ADSL Mode Bridge.
Langkah – langkah yang harus kita lakukan adalah :
Pertamax : Masuk menu Queues, seperti gambar dibawah ini :

Kedua : Pada menu tab Simple Queues, kita buat 1 buah New Simple Queue untukWAN. Pada menu tab General, berikan nama WAN dengan target address 0.0.0.0/0. ( artinya memantau trafik ke IP Address mana saja dari interface WAN ). 

Pada menu tab Advanced, kita pilih interface WAN seperti gambar dibawah ini :
Ketiga : Selanjutnya kita buat 1 buah New Simple Queue untuk LANSimple Queueuntuk LAN inilah yang nantinya akan kita gunakan sebagai PARENT Simple Queue untuk Client ( per-IP Address ). Pada menu tab General, berikan nama LAN dengan target address 0.0.0.0/0. ( artinya memantau trafik ke IP Address mana saja dari interface LAN ). 
Pada menu tab Advanced, kita pilih interface LAN seperti gambar dibawah ini :
Keempat : Selanjutnya kita buat Simple Queue untuk setting per-IP Address Clientsejumlah Client yang ada atau sesuka kita dalam membuatnya. Nah, Simple Queue ini nantinya yang juga akan kita setting menjadi MRTG Traffic Grapper ).
Pada menu tab General, berikan nama Client 100 atau dengan nama sesuka anda dengan target address 192.168.88.100 dan kita pilih interface LAN. ( artinya memantau trafik Client dengan IP Address 192.168.88.100 yang mengarah ke interface LAN ).  Lalu kita setting Traget Upload dan Download menjadi 256 k, serta kita setting Parent-nya LAN ( artinya bandwith PC Client ini kita limit dengan speed
maksimum 256 kbps ). 

Kelima : Selanjutnya kita dapat meng-copy Simple Queue tadi menjadi sejumlah PC Client kita, tinggal menganti Nama dan menganti IP Address-nya saja, serta limit bandwith yang kita inginkan.
Keenam : Setelah Queues selesai kitab buat, maka k ita dapat melakukan pengujian dengan melakukan Download dari PC CLient yang akan kita uji. Dan seperti terlihat pada gambar dibawah ini bahwa jika pada Queue terpantau warna merah berarti Client tersebut telah mencapai batas limit bandwith yang telah kita setting dan jika berwarna kuning berarti Client tersebut sudah mendekati batas limit bandwith.
Ketujuh : Selanjutnya kita akan membuat MRTG dari Simple Queue yang telah kita buat tadi. Masuklah ke menu Tools lalu pilih Graphing.
Kedelapan : Kita pilih menu Queue Rules, lalu pada option Simple Queue kita pilih nama Queue yang telah kita buat melalui menu Drop Down. Trus kita klik OK. Gitu aja sudah selesai koq, gak perlu setting macam – macam lagi dan tinggal kita Create sebanyak Queues yang telah kita buat dengan cara yang sama.
Kesembilan : MRTG telah selesai kita buat dan kita dapat mengakses atau melihat tampilan MRTG tersebut dari WebBox seperti gambar dibawah ini lalu pilih menuGraph.
Dibawah ini adalah Contoh dari MRTG yang telah kita buat. Mudah sekali bukan…? Lebih mudah mencoba dan melakukannya dari pada sekedar memikirkan dan membayangkannya saja….

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. Q Hanya Butuh Kesetia'an - All Rights Reserved
Template Modify by Raikage Wahyu
Powered by Blogger